σ
Analisis Hidrologi Terpadu
Kementerian PU — Peta DAS • Hujan • Pengujian • FJ Mock①Peta & Spasial
②Input Hujan
③Verifikasi
④Hujan Maks
⑤Pengujian
⑥Param. FJ Mock
⑦Debit Andalan
⑧Debit Rancangan
⑨RAAT & Kalibrasi
⑩Database
⑪NRECA
⑫Rating Curve
🗺️ Peta DAS & Data Spasial
📋 Upload Data Shapefile
Upload file
Data spasial DAS akan otomatis menghitung Luas DAS, Keliling, dan Panjang Sungai untuk perhitungan debit rancangan.
Upload file
.zip yang berisi shapefile (.shp, .dbf, .prj) untuk masing-masing layer.Data spasial DAS akan otomatis menghitung Luas DAS, Keliling, dan Panjang Sungai untuk perhitungan debit rancangan.
🗺️ Alat Peta
📂 Load Data dari File Excel (.xlsx)
Format yang didukung:
① Multi-Sheet — Setiap sheet = 1 tahun (nama sheet = tahun, misal
② Single-Sheet — Semua tahun dalam 1 sheet. Kolom pertama =
③ Sheet per Tahun (dengan header) — Baris header mengandung nama bulan (Jan/Feb/Mar/...), data dimulai dari baris berikutnya.
① Multi-Sheet — Setiap sheet = 1 tahun (nama sheet = tahun, misal
2014). Isi: baris 1–31 = tanggal, kolom 1–12 = bulan (Jan–Des). Baris pertama boleh header bulan.② Single-Sheet — Semua tahun dalam 1 sheet. Kolom pertama =
Tahun, kolom kedua = Bulan (1–12), lalu kolom 1–31 = tanggal.③ Sheet per Tahun (dengan header) — Baris header mengandung nama bulan (Jan/Feb/Mar/...), data dimulai dari baris berikutnya.
Seret file XLSX ke sini atau klik untuk memilih
Mendukung format .xlsx dan .xls
ATAU INPUT MANUAL
Input Manual Curah Hujan Harian (mm)
Konfigurasi
📊
Klik "Jalankan Pengujian"
Parameter FJ Mock
📋 Evapotranspirasi & Neraca Air
ETo bulanan (mm/bulan) — input manual atau upload file Excel (.xlsx). Kapasitas kelembaban tanah, koefisien infiltrasi dan resesi.
ETo bulanan (mm/bulan) — input manual atau upload file Excel (.xlsx). Kapasitas kelembaban tanah, koefisien infiltrasi dan resesi.
ETo BULANAN (mm/bulan)
📁
Upload ETo dari Excel
Sheet: baris=bulan (1-12), kolom=tahun
Sheet: baris=bulan (1-12), kolom=tahun
⚡ Parameter Debit Rancangan
📋 Analisis Frekuensi & Debit Banjir Rancangan
Data curah hujan maksimum tahunan → hujan rancangan (4 distribusi) → debit banjir rancangan:
Metode Rasional + HSS Nakayasu + HSS Gama I + HSS Snyder
Data curah hujan maksimum tahunan → hujan rancangan (4 distribusi) → debit banjir rancangan:
Metode Rasional + HSS Nakayasu + HSS Gama I + HSS Snyder
Parameter Umum DAS
Parameter HSS Nakayasu
Parameter HSS Gama I (Sri Harto, UGM)
Catatan: SF, SN, JN, WF, RUA dapat dihitung otomatis dari SHP sungai jika atribut ORDER/STRAHLER tersedia. Jika tidak, isikan manual.
Parameter HSS Snyder
🕐 Distribusi Hujan Jam-jaman
📋 Hujan Jam-jaman (Temporal Rainfall Distribution)
Mendistribusikan curah hujan rancangan (R₂₄) ke dalam waktu per-jam menggunakan metode:
Mononobe (intensitas → kumulatif → inkremental) · ABM (Alternating Block Method) · PSA-007 (Pola Standar PUSAIR)
Mendistribusikan curah hujan rancangan (R₂₄) ke dalam waktu per-jam menggunakan metode:
Mononobe (intensitas → kumulatif → inkremental) · ABM (Alternating Block Method) · PSA-007 (Pola Standar PUSAIR)
🔍 Simulasi Hujan Aktual → Debit & Kala Ulang
Masukkan besaran curah hujan harian (mm) yang terjadi pada suatu hari/saat.
Aplikasi akan menghitung: (1) estimasi kala ulang kejadian hujan tersebut, (2) debit banjir dengan 4 metode (Rasional + 3 HSS), dan (3) posisi pada kurva frekuensi.
Prasyarat: Hitung Debit Rancangan (tombol ▶) terlebih dahulu.
Aplikasi akan menghitung: (1) estimasi kala ulang kejadian hujan tersebut, (2) debit banjir dengan 4 metode (Rasional + 3 HSS), dan (3) posisi pada kurva frekuensi.
Prasyarat: Hitung Debit Rancangan (tombol ▶) terlebih dahulu.
📊 Rating Curve (RAAT) & Kalibrasi Bendung
📋 Lengkung Debit (Rating Curve / RAAT)
Hubungan Tinggi Muka Air (H) dan Debit (Q) menggunakan persamaan: Q = a × (H − H₀)b
Fitting parameter dengan metode Least Squares pada data logaritmik. Kalibrasi membandingkan debit terukur vs debit terhitung dari model FJ Mock.
Hubungan Tinggi Muka Air (H) dan Debit (Q) menggunakan persamaan: Q = a × (H − H₀)b
Fitting parameter dengan metode Least Squares pada data logaritmik. Kalibrasi membandingkan debit terukur vs debit terhitung dari model FJ Mock.
Input Data Pengukuran H–Q
📁
Upload Data H-Q
Excel: kolom H (m) & Q (m³/s)
Excel: kolom H (m) & Q (m³/s)
| No | H (m) | Q (m³/s) |
|---|
Perhitungan Debit Bendung & Kalibrasi
📋 Rumus Debit Bendung
Mercu Bulat (Ogee): Q = Cd × L × H3/2
Mercu Tajam (Sharp-crested): Q = Cd × ⅔ × √(2g) × L × H3/2
Cipolletti (Trapezoidal): Q = 1.859 × Cd × L × H3/2
V-Notch (Thomson): Q = Cd × 8/15 × √(2g) × tan(θ/2) × H5/2
Cd = koefisien debit, L = lebar pelimpah, H = tinggi air di atas mercu, g = 9.81 m/s²
Mercu Bulat (Ogee): Q = Cd × L × H3/2
Mercu Tajam (Sharp-crested): Q = Cd × ⅔ × √(2g) × L × H3/2
Cipolletti (Trapezoidal): Q = 1.859 × Cd × L × H3/2
V-Notch (Thomson): Q = Cd × 8/15 × √(2g) × tan(θ/2) × H5/2
Cd = koefisien debit, L = lebar pelimpah, H = tinggi air di atas mercu, g = 9.81 m/s²
📐 Penampang Memanjang Bendung / Bendungan
Visualisasi potongan memanjang bendung lengkap dengan profil dasar sungai, mercu bendung, dan tinggi muka air (TMA) berdasarkan debit sungai pada berbagai kala ulang.
Hitung RAAT & Debit Rancangan terlebih dahulu untuk melihat elevasi muka air.
Hitung RAAT & Debit Rancangan terlebih dahulu untuk melihat elevasi muka air.
🗄️ Database & Manajemen Proyek
💾 Database Lokal (Browser) — Simpan & muat proyek langsung di browser Anda menggunakan IndexedDB.
Tidak perlu server, berjalan sepenuhnya offline. Data tersimpan permanen di browser ini selama tidak dihapus.
📋 Daftar Proyek Tersimpan
⏳ Memuat daftar proyek...